LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Jumat, 29 April 2016

Pria Sering Tak Sadar Bau Badan, Tapi Kini Ada Detektor Sebagai Solusi

Pria Sering Tak Sadar Bau Badan, Tapi Kini Ada Detektor Sebagai Solusi
Jakarta - Dengan produksi keringat yang melebihi wanita, pria rupanya seringkali tak sadar jika dirinya bau badan. Namun bila Anda sungkan menegurnya, kini sudah ada aplikasi yang mungkin bisa membantu.

Aplikasi ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan kosmetik terkemuka asal Jerman, Nivea. Bentuknya berupa cover telepon selular yang berfungsi seperti 'hidung elektronik'. Untuk membuatnya berfungsi, cover ini harus dikombinasikan dengan sebuah aplikasi.

Sesuai dengan kegunaannya, perangkat ini pun disebut sebagai 'NOSE'. Setelah aplikasi diunduh dan diaktifkan, pengguna tinggal meletakkan ponselnya di dekat ketiak. Kemudian si hidung elektronik ini mengambil sampel bau badan yang bersangkutan lalu mengevaluasinya dengan algoritma. Algoritma yang ada dalam aplikasi ini didasarkan pada aroma tubuh 4.000-an pria.

Menariknya, setelah itu aplikasi ini akan memberikan notifikasi yang intinya memberitahukan kepada pengguna tentang seberapa bau aroma tubuh mereka.


Pengembang mengaku sengaja menciptakan perangkat ini khusus untuk pria karena berdasarkan studi terbaru yang dipublikasikan jurnal PLOS ONE, bagian otak yang bertugas mempersepsikan aneka bau pada pria ternyata 40 persen lebih kecil ketimbang wanita.

Penampakan NOSE (Foto: Nivea)

"Kami masih melakukan testing terakhir untuk teknologi ini, jadi kemungkinan baru bisa diperkenalkan bulan depan," kata Geoffrey Hantson, eksekutif periklanan dari Belgia yang berada di balik proyek ini.

Menurutnya, orang tidak akan membeli perangkat ini hanya karena ingin mendeteksi bau badannya sendiri, namun untuk kegunaan yang lebih luas. Hantson kemudian menceritakan tentang sang ayah yang mengalami luka bakar berat karena penciumannya buruk.

"Suatu saat nanti ini pasti berguna. Anda bahkan bisa menggunakannya untuk mengetes bau mulut Anda," tutupnya seperti dilaporkanHuffington Post.



Bicara tentang indra penciuman pria yang tak begitu baik, sebuah penelitian yang pernah dilakukan Macquarie University, Sydney di tahun 2012 menemukan, kemampuan seseorang mencium bau ada hubungannya dengan kecenderungannya untuk menjadi seorang psikopat.

Hal ini terlihat ketika partisipan diminta berbagai bau. Ternyata mereka yang memiliki kadar empati rendah cenderung lebih banyak kesalahan dalam menebak bau. Secara tidak langsung hal ini juga menunjukkan bahwa fungsi indera penciumannya lebih buruk dibanding partisipan dengan empati tinggi.

Padahal kadar empati merupakan salah satu indikator psikopat. Makin rendah kadar empatinya, yang bersangkutan bisa saja dikatakan punya bakat gangguan kepribadian yang dalam banyak kasus sering dikaitkan dengan tindak kekerasan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar