LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Sabtu, 08 Agustus 2015

ASI dibuat Akik Ternyata Bisa

Jika masyarakat di Indonesia sedang tergila-gila dengan batu akik, berbeda dengan di Inggris. Banyak ibu-ibu di Inggris kini sedang menggandrungi perhiasan berbahan air susu alias ASI. Mereka menyukai perhiasan itu karena dapat dipakau untuk mengenang kelahiran anak-anak mereka.

Ide unik ini awalnya digagas seorang ibu bernama Vickie Krevatin. Dia berhenti dari pekerjaanya sebagai seorang auditor dan memilih untuk menjadi pebisnis perhiasan ASI.

Tapi Vickie tetap bersikukuh dengan idenya tersebut. “Saya tidak tahu kenapa mereka menyambut negatif ide saya. Mereka menyebutnya menjijikkan. Tapi faktanya, yang memesan (perhiasan ASI) pada saya cukup banyak,” ujarnya seperti dilansir Daily Mail.

Michelle Boyd, salah seorang pemesan perhiasan ASI dari Vickie, menyebut bahwa ASI adalah jembatan penghubung ibu dan anak, maka ia ingin mengenangnya. Tak hanya ASI, perempuan itu juga mengaku bisa membuat perhiasan dari helai rambut, plasenta, hingga tali pusar bayi.

Perlu diketahui, harga perhiasan ASI berkisar dari Rp210 ribu hingga Rp3,1 juta. Jadi, apakah anda tertarik untuk mengikuti ide bisnis Vickie?


Semula, dia hanya ingin menyimpan sedikit ASI-nya untuk mengenang kedekatannya dengan anaknya yang bernama Jessy.

Caranya, sampel ASI dikeraskan dengan cara dimasukan ke dalam cairan resin. ASI yang sudah mengeras itu bisa dibentuk sesuai dengan keinginan. Misalnya dipakai sebagai liontin atau manik-manik untuk gelang, dan juga cincin.

Namun, ternyata tidak semua orang senang dengan ide unik Vickie Krevatin yang membuat perhiasan dari ASI. Beberapa yang menolak ide perempuan pendiri Mom’s Own Milk itu di antaranya pemilik toko barang seni Etsy. Mereka menilai, tidak etis membuat sebuah produk seni dari sesuatu yang diambil dari tubuh manusia

0 komentar:

Posting Komentar