LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI HERBAL LICENGSUI JOSS

Senin, 28 April 2014

SATPOL PP CANTIK-CANTIK

http://www.sexuil.com
 http://www.sexuil.comhttp://www.sexuil.com

http://www.sexuil.com

http://www.sexuil.com

http://www.sexuil.com

Tak kalah dengan Polri, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya juga memiliki personel perempuan. Dan mereka yang setiap hari bertugas di lapangan itu berparas cantik-cantik.

Ke 45 personil Satpol Cantik Pamong Praja (Satpoltik PP) itu direkrut dengan seleksi cukup ketat, tidak asal comot. Ide merekrut personil perempuan ini dari Walikota Tri Rismaharini.

Sekali lagi, perekrutannya tak sembarangan lho!


Mereka harus lolos sejumlah tes yang meliputi psikologi, wawancara, dan serangkaian tes fisik seperti lari, sit up, push up dan baris-berbaris.

"Minimal berpendidikan SMA," kata Kasatpol PP Irvan Widyanto kepada detikcom, Kamis (24/10/2013).

Irvan menjelaskan, Satpoltik PP ini merupakan tenaga kontrak. Perekrutannya baru dimulai pada Mei 2011. Tugas dan pokok fungsinya, 'menggarap' permasalahan kota yang berkaitan dengan anak dan perempuan.

"Ini idenya bu walikota. Satpol PP perempuan bertugas melakukan pendekatan psikologi terhadap anak dan perempuan," papar Irvan.

Misalnya saat razia Pedagang Kaki Lima (PKL), sementara Satpol PP laki-laki membongkar warung dan bangunan liar, Satpoltik ke arah pendekatan persuasif ke pedagang perempuan dan anak-anak.

Begitu juga bila Satpol PP menggelar razia Pekerja Seks Komersial (PSK). Satpoltik ini terlibat pada pendataan hingga melakukan pendekatan psikologi.

"Mereka (Satpol PP cantik) bertugas melakukan tindakan persuasif yang mengutamakan komunikasi," pungkas Irvan.

[ sumber ]

 ARTIKEL TERKAIT :

0 komentar:

Posting Komentar